News Update :

Dualisme Nama, Noah Balikpapan Minta Perlindungan

Kamis, 11 Oktober 2012

Aku Tulis :
Menyusul tuduhan Reza drummer Noah band eks Peterpan atas pendomplengan popularitas, Noah band dari Balikpapan merasa terkebiri dalam berkesenian, setelah RBT mereka dimentahkan karena dualisme nama. Atas alasan itu, sebagaimana rilis yang diterima suaramerdeka.com, Rabu (10/10), Noah Balikpapan meminta perlindungan kepada Dewan Kesenian Balikpapan (DKB) sekaligus memediasi kasusnya dengan Noah eks Peterpan.
 
Atas surat permohonan perlindungan itulah, Ketua DKB H Darwis M Noor SH menyatakan, akan melindungi hak–hak berkesenian warga Balikpapan. Ditemui di salah satu hotel berbintang di kawasan Kuningan Jakarta, Rabu (10/10), mediasi yang juga didukung penuh Pelangi Enterprise, yang menaungi Noah Balikpapan, mereka berusaha mencari titik temu.

"Kami akan mensupport penuh produk yang kami naungi. Persoalan ini bukan permasalahan sepele. Ini pembelajaran untuk para musisi atas hak cipta nama," ujar Suhendra, Eksekutif Produser Pelangi Enterprise. Noah band Balikpapan sepengakuan mereka, terbentuk pada 2009, atau jauh hari sebelum Ariel memproklamasikan nama band barunya dari Peterpan menjadi Noah band.

Hal itu dibuktikan, menurut mereka, paling tidak dari keberadaan akun Facebook Noah band Balikpapan, yang sudah ada sejak Ariel masih mendekam di penjara.
Noah band Balikpapan diawaki Revie (vokal), Maman (gitar), Yudie (gitar), Dhava (bass) dan Rat (drumer), mengaku berdiri pada 2009 dibanding dengan Noah eks Peterpan yang digawangi Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David. Secara kronologis, menurut Noah Balikpapan, pernyataan Reza dari Noah eks Peterpan yang mengatakan Noah Balikpapan hanya mendompleng popularitas Noah eks Peterpan, dinilai sangat merendahkan martabat mereka sebagai musisi.

"Dan yang paling kami sesalkan tidak ada etikat baik dari mereka untuk duduk bersama menyelesaikan masalah ini dan mencari solusi yang terbaik,” ujar Darwis.
Hal senada disampaikan Rabbana SH, kuasa hukum Noah Balikpapan yang ditunjuk oleh Dewan Kesenian Balikpapan (DKB). "Apabila dalam waktu seminggu ini pihak mereka tetap tidak ada etikat baik, maka kami akan melakukan somasi dan melakukan langkah-langkah selanjutnya untuk mengembalikan hak-hak Noah Balikpapan."
Sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak Noah eks Peterpan atas tudingan Noah band Balikpapan. Demikian halnya dengan pihak Musica Studio selaku label yang menaungi Ariel dkk.

http://www.suaramerdeka.com
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright Fans Noah 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.